Yayasan

Sekolah Peradaban Launching Peradaban Membaca

Sekolah Peradaban Launching Peradaban Membaca
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptkan” (QS. Al-‘Alaq:1)
 
Sekolah Peradaban Serang melaunching program Peradaban Membaca, Kamis (10/3/2016). Launching Peradaban Membaca ini digelar secara serentak di 2 tempat berbeda, jenjang TK dan SD digelar di Kampus Sepang, sedangkan jenjang SMP dan SMA diadakan di Kampus Taktakan.
 
Dimulai pukul 08.30 WIB, ratusan siswa Sekolah Peradaban Serang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan launching Peradaban Membaca ini. Menurut Direktur Sekolah Peradaban Serang, Rahmiana Batubara, kegiatan Peradaban Membaca diadakan untuk meningkatkan minat baca tulis di Sekolah Peradaban.
 
“Program Peradaban Membaca merupakan salah upaya kami untuk menghidupkan budaya literasi di sekolah. Program ini sengaja kami luncurkan untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca di Sekolah Peradaban. Bukan hanya pada diri siswa, tapi untuk guru, karyawan dan juga orangtua siswa. Mengapa orangtua siswa juga dilibatkan? supaya program ini beriring atau sejalan dengan program rumah juga,” kata Rahmiana.
 
Wanita yang biasa dipanggil Bu Ami ini mengatakan program Peradaban Membaca bukan hanya bersifat insidental, tapi ini adalah program jangka panjang Sekolah Peradaban.
 
“Program ini merupakan program jangka panjang. Jadi ini akan terus berkesinambungan dan menjadi ‘virus’ yang harus ditularkan kepada seluruh warga sekolah termasuk orangtua siswa. Semoga ketika seluruh warga sekolah dari TK sampai SMA rajin baca, akan menjadi sebuah habit (kebiasan) sehingga membuat membaca bukan lagi sebuah kewajiban apalagi keterpaksaan, tapi membaca adalah kebutuhan,” paparnya.
 
Ami pun menjelaskan terkait beberapa program yang dicanangkan dalam Peradaban Membaca, diantaranya One Day One Book (ODOB).
 
“ODOB ini bukan berarti setiap siswa atau guru harus membaca dan menghabiskan satu buku dalam satu hari, akan tetapi setiap satu orang wajib membawa satu buku setiap hari kemanapun dia pergi. Terserah mau dibaca satu halaman atau berapapaun. Yang jelas buku tersebut harus dia baca. Selain ODOB, ada juga program One Man One Book (wakaf buku), morning reading, reading before learning, summary book, dan program lainnya,” ujarnya.
Hadir dalam launching Peradaban Membaca ini Pengawas Dinas Pendidikan Kota Serang, perwakilan dari Kantor Bahasa Provinsi Banten, dan juga para orangtua siswa.
Rangkaian kegiatan launching Peradaban Membaca ini sangat menarik. Mulai dari membaca massal, reading award, penyerahan karya siswa kepada sekolah, mendongeng, workshop membaca cepat dan menulis efektif, serta berbagai perlombaan yang bertemakan membaca. Hadir sebagai pengisi materi workshop membaca cepat dan menulis efektif dari keluarga Mas Gol A Gong (Rumah Dunia), Bu Tias Tatanka (istri Mas Gong) mengisi materi di SMP dan SMA, sedangkan anaknya Bella yang sang penulis Kecil Kecil Punya Karya (KKPK) menyampaikan materi di SD Peradaban kelas 4, 5, 6. Untuk TK dan SD kelas 1, 2, dan 3 diisi dengan kegiatan mendongeng. (ndr)
Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *